Minggu, 24 Juni 2012

Tawuran

Tawuran ya, Di Indonesia pasti ada aja yang tawuran entah kota besar atau kota kecil. Kalaupun ada persoalannya sepele banget. Ada yang liat-liatan langsung berantem, Dikata-katain terus gak terima langsung berantem bahkan nonton bola pun juga ada tawurannya... Hebatkan Indonesia. Memang tawuran meresahkan warga disekitarnya selain banyak kaca-kaca rumah pecah gara-gara timpukan batu juga banyak motor rusak bahkan gak bisa dijalanin, gimana nggak, Gear dalam ban diiket gasper terus diputer-puter kayak koboi. Kalo udah gitu hebat ya! kalo hebat kenapa berentemnya kayak orang main ketoprak? Kalo diperhatikan gaya tawuran anak SMA itu sistemnya seperti peribahasa "Lempar Batu Sembunyi Tangan" dimana yang lempar batu langsung nyembunyiin tangan dan kembali ke barisan dan kembali nyerang kalo udah dapet temen. Entah sejak kapan Indonesia udah ada budaya Tawuran, mungkin sudah mendarah daging dari nenek moyangnya kala itu, kala itu Indonesia dijajah Belanda dan tentara-tentara yang direkrut sebagian besar rakyat terus gak diminta uang pendaftaran jadi siapa aja yang mau gabung, boleh mungkin itu salah satu alasannya, bisa jadikan *Cuma opini doang, jangan tersinggung dulu*.

Kata orang bijak "Segala sesuatu pasti ada Positif dan Negatifnya". Begitu juga tawuran ada positif dan negatif. Jika negatifnya kita tau sendirikan? Selain mengganggu lalu lintas juga merusak fasilitas umum dan sekitarnya, namun sisi positif dari tawuran adalah Mempererat tali silahturahim dan menjailn persahabatan. Bagaimana nggak, kalo mau tawuran tapi kurang orang kan bisa telpon orang yang pernah kalian lawan (kalo mereka mau ya..), lumayankan daripada ikut tawuran tapi kalah jumlah, udah mampus duluan.

Rabu, 09 Mei 2012

Game yang Lebih Nyata dengan PSVita

Bayangkan bila diri Anda sendiri yang menjadi tokoh dalam permainan pertarungan, dengan lokasi di depan rumah Anda. Fantasi menjadi jagoan seperti itu bisa Anda wujudkan dengan PlayStation Vita (PSVita) yang baru saja diluncurkan di Indonesia.

Penggunaan augmented reality di dunia game memang sudah semakin meluas. Tak terkecuali dalam game Reality Fighters (RF) yang khusus dibuat oleh Sony Computer Entertainment buat PSVita. Di game RF ini, pemain bisa memasang wajahnya sendiri (yang fotonya diambil dengan kamera yang ada di PSVita-nya) di tubuh si tokoh petarung.

“PSVita ini memiliki kamera depan dan belakang, selain juga punya sensor gerak 6 poros,” jelas Mitsuo Hirakawa dari Sony Computer Entertainment Europe yang mengembangkan permainan RF dalam peluncuran PSVita di FX, Jakarta, Selasa (8/5/2012).

Selain wajah sendiri, pemain juga bisa memasukkan lokasi di dunia nyata, seperti taman, kuil atau hutan ke dalam dunia permainan. “Jadi bila Anda sedang jalan-jalan, ambil foto dan jadikan latar belakang untuk lokasi pertarungan Anda,” imbuh Hirakawa.

PSVita dilepas Sony ke pasar Indonesia enam bulan setelah diluncurkan di Jepang, Desember 2011 lalu. Dibanderol dengan harga Rp 3.399.000, konsol permainan ini punya dimensi yang pas di genggaman dengan ukuran panjang 182 mm, lebar 83,5 mm dan tebal 18,6 mm. Layar OLED berukuran 5 inci yang berada di bagian depan PSVita sanggup menampilkan 16 juta warna dan punya kemampuan multi touch.

Untuk konektivitas, PSVita hanya memiliki wi-fi, tanpa kemampuan 3G. Hal ini cukup menyulitkan bila pemain ingin mengunduh game dari PlayStation Network (PSN), maka ia harus mencari hotspot. Saat Yahoo! Indonesia bertanya mengenai kesulitan ini, Katsuhiko Murase dari Sony Computer Entertainment Hong Kong yang membawahi pasar Indonesia menepisnya.

“Mencari wi-fi sekarang tidak sulit, ada di mana-mana. Tapi kami memang memikirkan untuk menambahkan fitur 3G dalam PSVita. Hanya saja kami belum bisa menentukan kapan akan mengeluarkan PSVita dengan kemampuan 3G,” terang Murase lagi.

Selain Reality Fighters, PSVita juga menawarkan game-game keren lainnya. Salah satunya adalah Unit 13, game action penuh aksi tembak-menembak buat para penggemar fanatik game. Menurut Mark Rogers dari Sony Computer Entertainment America selaku pengembang game ini, Unit 13 sebagai sebuah ‘portable military shooter game’ cocok untuk dimainkan di mana saja karena sekali bermain hanya memakan waktu 10-30 menit.

“Game ini punya 36 misi utama dan 9 misi tambahan yang akan muncul bila pemain sudah menyelesaikan misi utama,” kata Rogers.

Salah satu fitur PSVita yang sangat berguna untuk memainkan game Unit 13 adalah keberadaan stik analog yang membuat pemain lebih leluasa menggerakan jagoannya di dalam game. “Selain kontrol fisik, game ini juga bisa dikendalikan dengan layar sentuh. Akan sangat rumit bila hanya mengandalkan kontrol fisik,” tambah dia.

Di luar dua game yang sempat didemokan permainannya di acara peluncuran tersebut, Sony sudah menyediakan total 37 permainan yang bisa dibeli di outlet Sony maupun melalui PSN. Di antara permainan-permainan itu, ada judul-judul populer seperti FIFA Football buatatn EA Sports dan F1 2011 bikinan Codemasters. Game-game tersebut bisa dibeli dengan harga mulai Rp 110 ribu hingga Rp 500 ribu.

Mengingat Indonesia adalah pasar yang sensitif dengan harga, harga game yang terlalu mahal bisa jadi akan menyurutkan minat calon pembeli. Sekali lagi, Sony merasa percaya diri bahwa konsol dan game PSVita akan diterima pasar. “Kami ingin mengurangi pembajakan dengan cara memberikan harga yang pantas kepada para pengembang game agar industri game bisa maju. Nantinya, ketika game semakin banyak, harganya tentu akan turun,” tepis Murase.

SUMBER

Sabtu, 05 Mei 2012

Reveal Trailer - Official Call of Duty: Black Ops 2

Senin, 30 April 2012

Main Game Tembak-tembakkan Kembangkan Fokus Visual

Selama ini banyak kalangan yang menilai game berbau peperangan semisal Halo atau Call of Duty memberi efek negatif pada anak. Namun sebuah penelitian menemukan bahwa bermain game tembak-tembakkan ternyata dapat melatih otak anak agar menjadi lebih fokus.

Temuan tersebut didapatkan oleh sekelompok peneliti dari University of Toronto. Mereka melakukan uji coba kepada 25 orang partisipan yang sebelumnya sama sekali belum pernah bermain video game.

Peneliti kemudian membagi mereka ke dalam dua kelompok dimana 16 diantaranya disuruh memainkan game first person shooter (FPS) dan 9 sisanya disuruh memainkan game puzzle 3D. Setiap kelompok diminta bermain selama 10 jam dalam satu atau dua sesi.

Selain itu, peneliti juga menyematkan alat pemindai otak sebelum dan sesudah bermain game. Lalu seluruhnya diberikan tugas mendeteksi sebuah target yang ditentukan diantara beberapa benda lian yang diset sebagai pengalih perhatian.

Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang bermain FPS menunjukkan perkembangan yang paling besar dalam soal fokus dan memiliki perubahan gelombang otak paling signifikan. Sedangkan partisipan yang memainkan game puzzle 3D tidak memiliki perubahan apapun.

"Setelah bermain game tembak-tembakkan, terjadi perubahan yang sangat konsisten dalam aktifitas elektrik di dalam bagian otak yang memproses perhatian visual sekaligus menekan informasi yang mengalihkan perhatian," ujar Sijing Wu, salah seorang mahasiswa yang terlibat dalam penelitian tersebut.

Sumber

Senin, 23 April 2012

Game Fantasi Bantu Atasi Masalah Depresi Pada Anak

Manfaat mengenai game terhadap anak-anak masih menjadi perdebatan. Namun sebuah penelitian terbaru menunjukkan game memberikan sisi positif, khususnya untuk memberikan terapi kepada para remaja yang mengalami depresi.
Studi yang telah dipublikasikan dalam British Medical Journal itu menemukan bahwa banyak remaja yang saat ini rentan mengalami depresi.
Untuk mengatasi masalah itu, peneliti dari University of Auckland dan University of Otago mengembangkan sebuah game fantasi interaktif yang dinamakan Sparx. Game tersebut dibuat berbentuk 3D.
Dalam game ini, pemain bebas memilih avatar yang mereka inginkan. Mereka kemudian ditantang untuk menjalani berbagai quest yang diberikan, dimana tujuan utamanya adalah untuk mengembalikan keseimbangan dunia virtual yang dirusak oleh bangsa 'Gnats' (Gloomy Negative Automatic Thoughts).
Dan dari hasil yang didapat, para peneliti menemukan bahwa game yang bersifat menolong diri sendiri itu, memiliki keuntungan yang sama besar dengan terapi psikis pada umumnya. Setidaknya, dengan bermain game itu, perasaan depresi, stres hingga galau, dapat berkurang hingga sepertiganya.
Studi yang melibatkan sekitar 187 remaja itu juga mengungkapkan bahwa 44% dari mereka yang berhasil menyelesaikan empat sampai enam modul tantangan di dunia Sparx, mampu sembuh dan keluar total dari masalahnya.
Jumlah itu bahkan lebih besar dibandingkan dengan jumlah 26% remaja yang sukses menjalani terapi lewat psikiater.
"Penggunaan program (game) ini berhasil mengurangi perasaan depresi, keresahan serta keputusasaan secara signifikan sekaligus meningkatkan kualitas hidup," demikian tulis para ilmuwan dalam jurnal tersebut.
Sumber Game Fantasi Bantu Atasi Masalah Depresi Pada Anak

Minggu, 22 April 2012

GAK SELAMANYA "VIDEO GAME" BERPENGARUH NEGATIF

Banayak argumen masyarakat, khususnya orang tua yang khawatir anak mereka yang pecandu game(atau bisa dibilang gamer) jadi bodoh, para orang tua lebih memilih anak-anaknya untuk belajar tanpa memikirkan hal lain, kalau bisa palingan cuma tahan beberapa bulan. Itu hanya pemikiran kuno. Game selain untuk refreshing ternyata ada sisi positifnya dan segelintir orang yang sukses berkat "Game" bahkan diluar negeri ada semacam penghargaan untuk industri Video Game sebagai tanda apresiasi dari masyarakat. Itu tandanya "Video Game" bisa membawa keuntungan bahkan kesuksesan bagi orang yang berkecimpung didalamnya.

Berikut pengaruh positif dari Game *versi penulis*

    • Kemampuan bahasa inggris meningkat

    Sebagian besar "Video Game" memakai bahasa Inggris sebagai pengantar karena bahasa Inggris, bahasa Internasional, buktinya di sekolah, di kantor bahkan ketemu bule minimal ngomong pake bahasa Inggris. Secara gak langsung kita udah belajar bahasa Inggris, kalo disekolah cuma diajarin kosakata gitu-gitu aja namun Game kosakatanya beragam bahkan cara percakapan orang barat bisa kita pelajari
      Wawasan tentang dunia luar bertambah

    Lebih tepatnya Sejarah, Ini pelajaran paling bosenin kan? ngaku aja deh... Pelajaran sejarah pasti berkutat dengan kejadian masa lampau apalagi kalo yang ngajar gak ada gregetnya yang ada cuma ngantuk berjamaah sekelas. Justru dengan Game, kita juga belajar dan tau tentang sejarah didunia. Contohnya Assassin Creed, Dynasty Warrior
      Tau tentang seluk-beluk militer

    Banyak game yang sukses dan laku keras, diantaranya game dengan latar belakang militer. Namanya juga militer, pasti dijelasin nama-nama senjata, pangkat, molib militer dan tank. Biasanya dalam percakapan (bagi yang selalu nyimak) pasti ada yang nyebut kode-kode militer, misal : "Alfha" , "Bravo" , "Delta" itu baru sebagian. Contohnya Call Of Duty, Gears Of Wars, Battlefield
      Melatih imajinasi dan logika

    Game strategi, game ini bisa dimainkan lebih dari dua orang bahkan 8 orang juga bisa. Karena banyak playernya maka dibutuhkan taktik untuk menaklukan lawan, disinilah logika dipake "Gimana cara menangin pertandingan dengan cepat dan gak buang-buang waktu" maklum, orang sekarang maunya serba cepat. Bahkan dengan game, orang bikin kostum, kaos bahkan costplay sekalipun banyak diinspirasi dari game juga. Contohnya "Biasanya game online yang banyak"

    Itu baru sebagian, sebanarnya masih banyak pengaruhnya tapi baru dapet segini ya segini dulu

  • Senin, 09 April 2012

    Mengintip Kehidupan Agen Rahasia

    Sebagian orang pernah menonton film tentang agen rahasia, tetapi hanya sedikit yang pernah bertemu orang dari komunitas intelijen. Jadi seberapa miripkah mata-mata asli dengan Bourne dan Bond? Wartawan BBC Peter Taylor mengamati dunia agen rahasia di zaman modern.


    Dari James Bond ke Spooks, dari Jason Bourne ke Tinker Tailor, mata-mata selalu menjadi tema film laris. Kosa kata yang digunakan telah akrab dengan masyarakat, seperti "perangkap" dan "informan."





    Dalam kenyataannya, operasi-operasi intelijen seperti yang digambarkan di layar film dan televisi benar-benar sesuai dengan kenyataan.


    Peter Taylor mendapat akses tak terbatas untuk mewawancarai petugas dari dinas rahasia MI5 (badan keamanan domestik) dan MI6 (badan keamanan luar negeri).


    Merekrut dan mengendalikan agen adalah bagian paling berbahaya dan paling berat yang harus dijalankan oleh seorang mata-mata modern. Seperti yang dilakukan oleh Michael untuk MI6. Ia bekerja di negara pusat al-Qaeda.


    "Kemampuan kami memasuki jaringan-jaringan teroris sangat penting untuk mendapatkan peringatan awal akan ancaman-ancaman yang kami hadapi," kata Michael.


    "Kami mulai dengan proses menentukan sasaran. Obyektif kami adalah sebisa mungkin mendekati para pimpinan. Kami akan memetakan jaringan teroris tersebut, memahami siapa saja tokoh-tokoh kuncinya dan hubungan diantara mereka untuk mendapatkan gambaran jelas mengenai peranan mereka.


    "Dapatkah kami mendekati mereka? Apakah mereka bisa ditembus? Apakah mereka memiliki informasi yang berguna bagi pemerintah? Mungkinkan mereka bersedia bekerja bersama MI6 sebagai informan?"


    Membaur di kerumunan!


    Lalu bagaimana ia merekrut anggota?


    "Itu adalah tugas para petugas kami untuk memikirkannya, 'Dengan penyamaran bagaimana saya bisa mendekati individu ini? Bagaimana caranya saya menjalin kerja sama dengan mereka?' Setiap pendekatan akan disesuaikan dengan profil agen tertentu atau seorang calon agen potensial dan kami tak henti-henti membujuk mereka untuk bekerja dengan kami."


    Motivasi yang ditawarkan beragam mulai dari kebencian atas ideologi Al Qaeda, minat untuk menetap di Inggris, atau uang.


    Namun yang terpenting adalah untuk menjadi seorang agen adalah ia harus bisa "membaur di tengah kerumunan, seseorang yang wajah serta penampilannya mudah dilupakan. "


    Shami, seorang petugas pengintai MI5 adalah contoh nyata dari tipikal agen rahasia. Ia berasal dari kalangan sipil dan bahkan tidak pernah mengenyam pendidikan di universitas.


    Ia nekad melamar pekerjaan secara online di website MI5 dan setelah melalui berbagai tes yang berat, akhirnya diterima. Shami adalah sosok yang tepat untuk melakukan tugas pengintaian. Ia cerdas, tangguh dan dapat dengan mudah berbaur di komunitas apa saja.


    Pengintaian adalah dasar dari semua operasi rahasia yang berperan mengungkap sel-sel Islam yang berencana membuat bom pupuk untuk menyerang London dan Inggris Timur serta peledak cair untuk meledakkan pesawat di Atlantik.